SRI LANKA, KABARe -- Saudari tersangka pemimpin dari pembom Minggu Paskah yang mematikan di Sri Lanka telah mengatakan bahwa 18 anggota keluarganya hilang dan dikhawatirkan mati sejak serangan dan penggerebekan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, menurut laporan CNN.
Diketahui, lebih dari 250 orang tewas dan sedikitnya 500 lainnya cedera dalam serangkaian pemboman bunuh diri yang terkoordinasi di gereja-gereja dan hotel-hotel di seluruh pulau itu pada 21 April 2019.
Mohamed Hashim Mathaniya adalah saudara perempuan dari Mohamed Hashim Zahran, pria yang dipercayai pemerintah Sri Lanka adalah salah satu pemimpin serangan itu.
Dia muncul dalam sebuah video yang dirilis oleh kantor berita terkait ISIS sebelum meledakkan dirinya pada hari Minggu Paskah.
Mathaniya mengatakan dia mengidentifikasi saudara lelakinya dari foto-foto bagian tubuhnya di kantor polisi awal minggu ini.
"Lima orang hilang setelah serangan (pada hari Minggu). Mereka adalah tiga saudara lelaki saya, ayah saya, dan suami saudara perempuan saya," katanya.
![]() |
| Petugas melakukan pemeriksaan usai ledakan bom di gereja St Sebastians, Sri Lanka |
Mohamed Hashim Mathaniya adalah saudara perempuan dari Mohamed Hashim Zahran, pria yang dipercayai pemerintah Sri Lanka adalah salah satu pemimpin serangan itu.
Dia muncul dalam sebuah video yang dirilis oleh kantor berita terkait ISIS sebelum meledakkan dirinya pada hari Minggu Paskah.
Mathaniya mengatakan dia mengidentifikasi saudara lelakinya dari foto-foto bagian tubuhnya di kantor polisi awal minggu ini.
"Lima orang hilang setelah serangan (pada hari Minggu). Mereka adalah tiga saudara lelaki saya, ayah saya, dan suami saudara perempuan saya," katanya.

Comments
Post a Comment